liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86

Sepanjang 2022, BPOM Pontianak Ungkap 37 Kasus Obat dan Makanan Ilegal

Sepanjang 2022, BPOM Pontianak Ungkap 37 Kasus Obat dan Makanan Ilegal

PONTIANAK, iNews.id – Sebanyak 37 kasus peredaran obat dan makanan ilegal diungkap Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) di Pontianak, Kalimantan Barat. Pengungkapan ini berdasarkan hasil penuntutan untuk tahun 2022.

“Makanan dan obat-obatan yang kami kontrol dalam hal ini tidak memiliki izin edar dan tidak memenuhi ketentuan lainnya,” kata Kepala BBPOM Pontianak Fauzi Ferdiansyah, Rabu (28/12/2022).

Ia menjelaskan, pengawasan tersebut berdasarkan Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 80 Tahun 2017 tentang Badan Pengawas Obat dan Makanan. Badan POM bertugas melaksanakan tugas pemerintahan di bidang pengawasan obat dan makanan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

“Kami sebagai salah satu Unit Pelaksana Teknis Badan POM sepanjang tahun 2022 telah menemukan 37 kasus obat dan makanan ilegal dengan nilai nominal Rp 1,043 miliar. Dalam hal ini, mereka tidak memiliki izin edar dan tidak mematuhi peraturan lainnya. bekal,” katanya.

Hasil kontrol diikuti oleh projustitia dalam tujuh kasus. Kemudian pembinaan sebanyak 31 kasus.

Editor: Donald Karouw

Ikuti iNewsKalbar News di Google News

Bagikan Artikel: