MASTER38 MASTER38 MASTER38 MASTER38 BOSSWIN168 BOSSWIN168 BOSSWIN168 BOSSWIN168 BOSSWIN168 COCOL88 COCOL88 COCOL88 COCOL88 MABAR69 MABAR69 MABAR69 MABAR69 MABAR69 MABAR69 MABAR69 MAHJONG69 MAHJONG69 MAHJONG69 MAHJONG69 RONIN86 RONIN86 RONIN86 RONIN86 RONIN86 RONIN86 RONIN86 RONIN86 ZONA69 ZONA69 ZONA69 NOBAR69 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38
SLOT GACOR HARI INI SLOT GACOR HARI INI
BOSSWIN168 BOSSWIN168
BARON69
COCOL88
MAX69 MAX69 MAX69
COCOL88 COCOL88 LOGIN BARON69 RONIN86 DINASTI168 RONIN86 RONIN86 RONIN86 RONIN86 MABAR69 COCOL88 BWTOTO BWTOTO BWTOTO BWTOTO BWTOTO LAMBO69 LAMBO69 LAMBO69
ronin86
bwtoto
bwtoto
bwtoto
master38
Search for:
  • Home/
  • ONEPRIX/
  • Honda Terlalu Fokus ke Marc Marquez, Akibatnya Malah Buruk
Marc Marquez usai memastikan gelar juara MotoGP 2016

Honda Terlalu Fokus ke Marc Marquez, Akibatnya Malah Buruk

0 0
Read Time:1 Minute, 36 Second

Kamis, 18 Januari 2024 – 17:19 WIB

Jakarta – Mantan manajer Repsol Honda, Livio Suppo angkat bicara soal penurunan performa pabrikan asal Jepang itu di MotoGP beberapa musim belakangan. Menurut dia, itu karena terlalu fokus kepada Marc Marquez.

Baca Juga :

Kedatangan Marc Marquez ke Ducati Munculkan Kekhawatiran

Honda di MotoGP mengalami penurunan sejak 2020 setelah Marc Marquez menderita cedera pada lengannya. Setelah itu, mereka langsung menurun, dan pesaing terus melaju.

Menurut Livio Suppo, penurunan itu diakibatkan oleh Honda sendiri. Mereka cuma berpikiran Marquez yang bisa membawa tim berprestasi, sehingga menepikan peran pembalap lainnya.

Baca Juga :

Pembalap Spanyol Meninggal Dunia di Reli Dakar

Duo Pembalap Repsol Honda MotoGP 2018, Marc Marquez dan Dani Pedrosa.

“Sulit membicarakan jika Anda tidak terlibat secara langsung. Saya terlibat di sana hingga akhir 2017. Kemudian pada 2018, paa dasarnya tim tersebut sama persis dengan yang saya tinggalkan, ada Dani Pedrosa dan Marc,” kata Suppo, dikutip dari Crash.

Baca Juga :

MotoGP Celebrates 75 Years with New Logo for 2024

Dikatakan Suppo, ketika itu Pedrosa dan Cal Crutchlow sudah memberi peringatan kepada Honda tentang masalah yang semakin besar paa motornya. Namun mereka seperti tidak didengarkan.

“Anda pasti ingat beberapa wawancara cal, yang tidak begitu baik tentang motornya. Dani juga mengeluh, bukan di depan umum, tapi pertemuan teknis, bahwa motornya menjadi semakin sulit untuk dikendarai,” tuturnya.

Pembalap Tim LCR Honda, Cal Crutchlow

Ketika itu Honda tidak mendengarkan keluhan para pembalapnya karena Marquez masih bisa gemilang. Pembalap berjuluk The Baby Alien itu pada 2018 dan 2019 menjadi juara dunia.

“Tentu saja bakat Marc sangat membantu. Dan mungkin salah satu kesalahannya adalah Honda tidak mendengarkan pembalap seperti Cal dan Dani,” ujarnya.

“Mereka tidak peduli dengan hasil pembalap lain, mereka cuma fokus pada kemenangan Marc, kemenangan, dan kemenangan. Ini mungkin kesalahan terbesar.”

Halaman Selanjutnya

“Anda pasti ingat beberapa wawancara cal, yang tidak begitu baik tentang motornya. Dani juga mengeluh, bukan di depan umum, tapi pertemuan teknis, bahwa motornya menjadi semakin sulit untuk dikendarai,” tuturnya.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
COCOL88 GACOR77 RECEH88 NGASO77 TANGO77 PASUKAN88 MEWAHBET MANTUL138 EPICWIN138 WORTEL21 WORTEL21 WORTEL21 WORTEL21 WORTEL21