liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77

Dituduh Curi Uang, Santri di Malang Babak Belur Dikeroyok Kakak Kelas

Dituduh Curi Uang, Santri di Malang Babak Belur Dikeroyok Kakak Kelas

SUNGGUHNYA, iNews.id – Seorang siswa Pondok Pesantren An-Nur 1 (Ponpes), Kecamatan Bululawang, Kabupaten Malang, berinisial MF (16), dipukuli habis-habisan oleh kakak kelasnya. Dugaan pemukulan terjadi karena korban dituduh mencuri uang.

Akibatnya, MF mengalami sejumlah luka di sekujur tubuhnya. Terduga pelaku adalah ketua kelas korban di pesantren tersebut.

Ketika ditemukan Portal MNC Indonesia di rumahnya di Desa Sumbersekar, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang, Sabtu (17/12/2022), MF masih terlihat lemas. Terkadang dia memegang kepalanya karena pusing.

Pelipis kanannya masih terbalut luka. Setidaknya tujuh jahitan bersarang di pelipisnya.

Dada korban dan beberapa anggota badan membiru. Luka memar tersebut diduga akibat pemukulan terhadap puluhan santri di pesantren tersebut.

MF mengaku dua kali dituduh mencuri uang oleh teman-teman mahasiswanya. Peristiwa kehilangan uang itu terjadi pada Kamis (15/12/2022). Namun, MF tidak merasa mengambil uang seperti yang dituduhkan.

“Alasan dia dituduh mengambil uang karena ada yang tahu saya buka lemari, padahal cuma omongan,” kata MF.

Ia mengelak menuduh kedua mahasiswa tersebut karena merasa tidak melakukan pencurian. Namun, setiap kali dia mengelak, MF dipukuli oleh siswa lain, sehingga dia harus mengaku.

Editor: Rizky Agustian

Bagikan Artikel: