liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86

Demo, Aremania Minta Iwan Budianto Tanggung Jawab atas Tragedi Kanjuruhan 

Demo, Aremania Minta Iwan Budianto Tanggung Jawab atas Tragedi Kanjuruhan 

MALANG, iNews.id – Puluhan Aremania berkumpul di depan kantor Arema FC, Minggu (15/1/2023). Mereka menuntut tanggung jawab manajemen atas tragedi Kanjuruhan yang menewaskan 135 orang itu.

Aksi belasan Aremania itu menyebabkan jalan menuju Jalan Mayjend Panjaitan macet total. Sambil membawa sejumlah spanduk dan poster tuntutan, puluhan Aremania meminta manajemen, khususnya pemegang saham terbesar PT Arema Aremania Bersatu Berprestasi Indonesia (AABBI) Iwan Budianto untuk tidak melepasnya.

Aremania menganggap Iwan Budianto sebagai pemilik seolah lepas dari tanggung jawab dan tidak tampil ke publik meski sebagai pemegang saham terbesar klub.

Tak ayal kritik Aremania ditujukan kepada Iwan Budianto dengan spanduk sarkastik bertuliskan “You Care About 135+ People Boss? + Bos? Ya, saya peduli dengan uang. Sepak bola kami diciptakan oleh orang miskin, dicuri oleh orang kaya” dalam aksi Minggu malam ini.

Sebagian Aremania juga menempelkan empat stiker kekesalan kepada manajemen tim yang tidak bertanggung jawab di kantor Arema FC, dua di antaranya ditempel di official merchandise store Arema FC.

Dari pantauan, aksi mereka berlangsung cukup singkat, tidak lebih dari setengah jam. Namun, beberapa polisi terlihat berjaga di depan kantor sekretariat Arema FC.

Perwakilan massa Yoyok mengungkapkan, aksi ini merupakan bagian dari tuntutan suporter terhadap timnya sendiri sebagai bagian dari tanggung jawab moral. “Menuntut Arema FC (PT AABBI) sebagai klub asusila mundur dari kompetisi,” kata Yoyok, dalam tuntutan yang dibacakan wartawan saat demo.

Editor: Ihya Ulumuddin

Ikuti iNewsJava News di Google News

Bagikan Artikel: