liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86

15 Polisi Diperiksa Apakah Lalai atau Sengaja

15 Polisi Diperiksa Apakah Lalai atau Sengaja

PASURUAN, iNews.id – Kasus narapidana kabur di Polres Pasuruan terus diusut. Saat ini, 15 polisi sedang diperiksa Propam setelah tujuh tahanan dibebaskan.

Penyelidikan ini dilakukan untuk mengungkap asal usul gergaji yang masuk ke dalam sel hingga napi menggunakannya untuk memotong besi. Selain mencari kemungkinan kelalaian atau bahkan kesengajaan, hingga napi berhasil melarikan diri.

“Apakah karena kelalaian atau kesengajaan, kami sedang melakukan penyelidikan, baik dari Propam Polri maupun Bidpropam Polda,” kata AKBP Pasuruan Kapolres Bayu Pratama Gubunagi, Selasa pagi (3/1/2023).

Bayu menambahkan, pihaknya akan menilai keamanan di sel rutan setelah tujuh napi kabur dengan menggergaji jeruji besi sel rutan bagian barat untuk para tahanan. Dia juga menegaskan bahwa dia akan bertanggung jawab penuh atas pelarian para tahanan tersebut.

“Itu juga penilaian kami bagaimana gergaji bisa masuk, barang terlarang bisa masuk, itu juga penilaian kami,” ujarnya.

Menurut dia, saat itu anggota sedang konsentrasi mengamankan tahun baru, sehingga entah bagaimana ketujuh napi itu bisa kabur dari sel dan kawasan Polres Pasuruan.

Editor: Ihya Ulumuddin

Ikuti iNewsJava News di Google News

Bagikan Artikel: